Indonesia-Ku Kaya Keberagaman Suku, Bahasa, dan Budaya
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi
kita semua,
Marilah kita
bersama-sama mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT, karena atas rahmat
dan karunianya kita masih diberi kesempatan, kekuatan, dan kesehatan untuk
melanjutkan ibadah, karya kita, serta tugas dan pengabdian kita kepada bangsa
dan negara tercinta. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan dan
insyaallah penuh berkah ini untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada ibu
Riau Wati, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan
pidato tentang “Indonesia-Ku Kaya Keberagaman Suku, Bahasa, dan Budaya”.
Yang saya hormati Dekan
dan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali
Haji.
Yang saya hormati ibu
Riau Wati sebagai dosen mata kuliah Wacana Bahasa Indonesia dan teman-teman
yang saya sayangi.
Hadirin yang saya muliakan,
Indonesia
merupakan negara yang memiliki keberagaman suku dan budaya. Keberagaman suku
dan budaya di Indonesia memunculkan kekayaan bahasa dan sastra. Keberagaman
bahasa yang ada menjadikan Indonesia membutuhkan bahasa persatuan yang
berfungsi sebagai sarana komunikasi. Maka, Indonesia memilih Bahasa Indonesia
sebagai bahasa pemersatu. Sebuah bahasa yang besar, yang layak untuk menjadi
sebuah kebanggaan.
Negara
Indonesia merupakan bangsa yang kaya. Kaya akan budaya, adat istiadat. Beragam
bahasa mereka gunakan untuk berkomunikasi, berhubungan, bekerjasama dan
bersosial dengan masyarakat. Meskipun begitu dengan beragam, bermacam,
warna-warni adat dan istiadat, dengan menggunakan bahasa kita dapat
mengungkapkan keinginan, kemampuan, ilmu dan pengetahuan kita dengan berbahasa
Indonesia. Seperti yang telah pejuang - pejuang muda ikrarkan yang pada hari
ini kita peringati bahwa “kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi
bahasa persatuan bahasa Indonesia”.
Hadirin sekalian,
Kenapa
kita harus bangga dengan bahasa Indonesia yang sekarang kita miliki? Ini karena
untuk dapat mengucapkan bahasa ini secara bebas, membutuhkan perjuangan yang
begitu berat. Saat ini, kita memang sudah hidup di Negara yang merdeka. Tidak
ada lagi peperangan melawan penjajah. Akan tetapi, bukan berarti kita berhenti
dalam berjuang. Ada sebuah proses panjang penggunaan bahasa indonesia dijadikan
sebagai bahasa pemersatu, oleh karena itu adalah sebuah kewajiban bagi kita
sebagai generasi muda untuk menghargai peran dan kedudukan bahasa indonesia.
Mengapa saya katakan demikian? apakah ada yang salah dengan bahasa yang kita
gunakan sehari - hari?
Bahasa
Indonesia juga digunakan sebagai media pembelajaran di hampir semua jenjang dan
tataran pendidikan. Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai bahasa persatuan,
bahasa nasional, dan bahasa negara. Kalau kita melihat kenyataan-kenyataan
pemakaian itu, kita bisa memastikan bahwa bahasa Indonesia bermartabat tinggi. Pada
dasarnya, pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan
dan pembelajaran bagi individu agar dapat berkembang dan tumbuh menjadi manusia
yang mandiri, bertanggungjawab, berilmu, kreatif, sehat, sekaligus berakhlak
mulia, baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani.
Pendidikan
Sekolah dan perguruan tinggi sebagai salah satu sarana untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa merupakan tempat yang paling efektif untuk menumbuhkan rasa
bangga terhadap bahasa Indonesia. Pendidikan merupakan elemen penting bagi
seluruh kehidupan manusia. Keberadaannya sangat membantu kemajuan bangsa,
karena semakin tinggi kualitas pendidikan, akan semakin mudah menjadikan bangsa
ini besar. Kita boleh berbesar hati karen kini di beberapa universitas luar
negeri, bahasa Indonesia mulai banyak dipelajari. Pusat-pusat studi bahasa Indonesia
cukup banyak ditemukan di sana. Di dalam negeri sendiri bahasa Indonesia juga
digunakan secara meluas. Hampir semua buku terbitan ditulis dalam bahasa
Indonesia. Hampir semua kegiatan resmi maupun tidak resmi, lisan maupun tulis,
kita menggunakan bahasa Indonesia.
Maka dari
itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan bahasa indonesia
sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita,
serta kemajuan bangsa Indonesia yang kita cintai untuk menyongsong masa depan.
Hadirin yang
berbahagia.
Mungkin
tidak banyak yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini dan sebelum saya
akhiri pidato singkat ini, harapan saya adalah semoga melalui pidato yang saya
sampaikan ini akan menambah kebanggaan kita terhadap Indonesia dan mencintai
budaya asli Indonesia, serta mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai
bahasa persatuan bangsa Indonesia. Akhir kata saya ucapkan terimakasih atas
perhatian dan mohon maaf apabila ada kata yang tidak berkenan bagi hadirin
sekalian.
Wassalamu’alaikum
warrahmatullahi wabarakatuh.
BUKU REFERENSI:
Mudji Sutrisno, dkk.
2005. Sejarah Filsafat Nusantara, Alam
Pikiran Indonesia. Yogyakarta: Galangpress (Anggota IKAPI).
Dr. R. Kunjana
Eahardi, M. Hum. 2006. Dimensi-Dimensi
Kebahasaan. Yogyakarta: Erlangga.